Kang Danny NV88 – Tukang Kebon Naik Haji Yang Makin Eksis Di Dunia Pleci + Video

Berawal dari tahun 2012, bersama teman-temannya tertarik melihat burung koloni ini pada tingkat level birahi tertentu bisa di setting layaknya seperti burung fighter sehingga layak dijadikan sebagai burung lomba, tambah Kang Danny. Ternyata tidak mudah mempelajari karakter Pleci, selain mempelajari usia burung yang layak tempur, memperbaiki pola makan dan perawatan hariannya. Beliau juga belajar dari bawah mulai dari kelas latberan. “Walaupun sering kalah, tetapi saya juga terus usaha untuk terusa belajar dan belajar sampai saat ini, ”ungkap pria murah senyum dan sederhana ini kepada Pewarta Ronggolawe.  Sembari menjemur koleksi Pleci di atas lantai 3 rumahnya di kawasan Lembang yang berdekatan dengan tempat wisata berkuda De’Ranch Lembang Bandung ini, beliau menuturkan bagaimana cara pemilihan Pleci dalam ombyokan yang pernah dilakukannya selama ini. “Modal awal cari Bahan Pleci yang keras suaranya volumenya di kandang ombyokan. Begitu pula jika di arena lomba, selain mencari suara paling keras dan juga stabil dalam event manapun. Jadi saat pindah tangan akan lebih mudah dalam perawatannya, ”papar pria berkeluarga yang mempunyai satu putri cantik dan seorang putra ini.  Saat disinggung kenapa bisa hoki memperoleh Kayana? “Kayana itu mempunyai karakter suara yang benar-benar unik dan kencang volume suaranya. Burung ini saya peroleh dari Yudi Botak, Pemain Pleci dari kota Bogor, ”papar Kang Danny. Proses panjang sambil mengamati sepak terjang melihat kestabilan Kayana saat dibawa ke pentas Lomba tingkat Nasional sudah dijalani Kang Danny sebelumnya. “Kondisi Kayana sampai saat ini sedang mabung, tentu saja tidak akan dipindahtangankan karena bagaimanapun ini adalah maskot dari NV88,”.  Pelapis Kayana sudah pula disiapkan. “Konslet adalah awalnya hanya burung koloni yang hanya jagoan kandang di rumah. Kemudian coba dibawa ke event di Jakarta. Walaupun pada sesi pertama masuk 3 besar tetapi bisa rebut Juara Satu turun di kelas berikutnya, ”papar pria pendiri Novas 88 atau yang populer di kalangan Peci Mania disebut NV 88.  “Berawal dari Kayana saya bisa mempelajari karakter Pleci, tak heran perawatannya pun untuk Konslet tidak beda baik untuk harian maupun menjelang Lomba, apalagi Konslet terhitung sekarang sudah bisa mandi sendiri”. Walaupun di rumah tidak istimewa tetapi jika sudah dibawa ke lapangan suaranya luar biasa, tambah Kang Danny kemudian.  Bagaimana melatih mental Pleci jadi Petarung? “Bawalah Pleci rajin mendatangi setiap lomba, disitu kita bisa mengetahui apakah Pleci yang kita bawa siap menjadi petarung di lapangan atau hanya sekedar menjadi burung rumahan saja, ”tegas pemilik usaha Toko Parfum, Studio Musik, GOR Badminton dan Kolam Pancing yang berada di seputar Lembang ini.  Diuntungkan kondisi rumah di lantai 3 dengan teras terbuka yang mempunyai pemandangan Gunung Tangkuban Perahu, Kang Danny mempunyai tiang gantung setinggi 2 meter dengan panjang pipa 4 meter yang terbagi 2. Fungsi tiang gantungan ini selain untuk menjemur Pleci juga bisa sebagai simulasi lomba bagi Pleci bahan yang siap terjun di arena. Dengan mengatur gantangan jarak berdekatan saat digantung akan membiasakan Pleci berkoar-koar jika di kanan kirinya ada musuhnya. Lain halnya jika Pleci yang didekati ketika ngalas dan ngeroll justru gelisah dan loncat-loncat seperti ketakutan menandakan Pleci tersebut belum siap Lomba.  “Tantangan buat saya sendiri adalah menemukan setelan sesungguhnya setiap Pleci yang turun lomba, kita perlu jeli menemukan mood jagoan kita. Harus dicoba sampai dapat sehingga kalau sudah ketemu, cukup di trek sama-sama dengan punya teman maka sudah bisa dijadikan patokan pasti bisa juara, ”paparnya kemudian. Dan yang paling penting pastikan burung dalam kondisi sehat dan prima saat turun lomba, tambah Kang Danny menutup pembicaraannya pagi itu.  Sahabat Ronggolawers, kini ada cara praktis dalam menjaga kondisi Pleci kesayangan kita agar tetap prima sampai menjelang lomba. EBOD VIT yang merupakan produk unggulan dari EBOD JAYA dengan harga terjangkau dan mudah didapatkan di Pasar burung terdekat. EBOD VIT juga dipercaya oleh sebagian Pleci mania bisa membawa Jagoannya berprestasi. 5 tetes yang diberikan dalam wadah air minum bisa diberikan sesudah Pleci dijemur. selain bisa meningkatkan nafsu makan juga merangsang burung berkicau. Tak heran kandungan 250 mg Vitamin C yang terdapat dalam botol ukuran 30 ml dapat mencegah burung dari sakit, mengatasi stress akibat perubahan cuaca dan bisa membantu pemulihan luka yang terdapat di dalam tubuh burung.
Kang Danny NV88 – Tukang Kebon Naik Haji Yang Makin Eksis Di Dunia Pleci + Video



Pleci.zone.id, Tukang Kebon Naik Haji Yang Makin Eksis Di Dunia Pleci + Video - Salam Kicau Mania,Bicara masalah Pleci tentu akan menjadi perbincangan yang hangat dan menarik tanpa batas waktu jika bersama H.Danny Firmansyah. “Kampung halaman saya yang berada di pegunungan membuat saya suka dengan berbagai burung khususnya Pleci. Cuma waktu kecil kita tidak tahu kalau Pleci bisa booming dan harganya bisa wah seperti sekarang ini, ”ungkap pria yang populer di lapangan dipanggil dengan sebutan Tukang Kebon ini.


Berawal dari tahun 2012, bersama teman-temannya tertarik melihat burung koloni ini pada tingkat level birahi tertentu bisa di setting layaknya seperti burung fighter sehingga layak dijadikan sebagai burung lomba, tambah Kang Danny. Ternyata tidak mudah mempelajari karakter Pleci, selain mempelajari usia burung yang layak tempur, memperbaiki pola makan dan perawatan hariannya. Beliau juga belajar dari bawah mulai dari kelas latberan. “Walaupun sering kalah, tetapi saya juga terus usaha untuk terusa belajar dan belajar sampai saat ini, ”ungkap pria murah senyum dan sederhana ini kepada Pewarta Ronggolawe.
Sembari menjemur koleksi Pleci di atas lantai 3 rumahnya di kawasan Lembang yang berdekatan dengan tempat wisata berkuda De’Ranch Lembang Bandung ini, beliau menuturkan bagaimana cara pemilihan Pleci dalam ombyokan yang pernah dilakukannya selama ini. “Modal awal cari Bahan Pleci yang keras suaranya volumenya di kandang ombyokan. Begitu pula jika di arena lomba, selain mencari suara paling keras dan juga stabil dalam event manapun. Jadi saat pindah tangan akan lebih mudah dalam perawatannya, ”papar pria berkeluarga yang mempunyai satu putri cantik dan seorang putra ini.
Saat disinggung kenapa bisa hoki memperoleh Kayana? “Kayana itu mempunyai karakter suara yang benar-benar unik dan kencang volume suaranya. Burung ini saya peroleh dari Yudi Botak, Pemain Pleci dari kota Bogor, ”papar Kang Danny. Proses panjang sambil mengamati sepak terjang melihat kestabilan Kayana saat dibawa ke pentas Lomba tingkat Nasional sudah dijalani Kang Danny sebelumnya. “Kondisi Kayana sampai saat ini sedang mabung, tentu saja tidak akan dipindahtangankan karena bagaimanapun ini adalah maskot dari NV88,”.
Pelapis Kayana sudah pula disiapkan. “Konslet adalah awalnya hanya burung koloni yang hanya jagoan kandang di rumah. Kemudian coba dibawa ke event di Jakarta. Walaupun pada sesi pertama masuk 3 besar tetapi bisa rebut Juara Satu turun di kelas berikutnya, ”papar pria pendiri Novas 88 atau yang populer di kalangan Peci Mania disebut NV 88.
“Berawal dari Kayana saya bisa mempelajari karakter Pleci, tak heran perawatannya pun untuk Konslet tidak beda baik untuk harian maupun menjelang Lomba, apalagi Konslet terhitung sekarang sudah bisa mandi sendiri”. Walaupun di rumah tidak istimewa tetapi jika sudah dibawa ke lapangan suaranya luar biasa, tambah Kang Danny kemudian.
Bagaimana melatih mental Pleci jadi Petarung? “Bawalah Pleci rajin mendatangi setiap lomba, disitu kita bisa mengetahui apakah Pleci yang kita bawa siap menjadi petarung di lapangan atau hanya sekedar menjadi burung rumahan saja, ”tegas pemilik usaha Toko Parfum, Studio Musik, GOR Badminton dan Kolam Pancing yang berada di seputar Lembang ini.
Diuntungkan kondisi rumah di lantai 3 dengan teras terbuka yang mempunyai pemandangan Gunung Tangkuban Perahu, Kang Danny mempunyai tiang gantung setinggi 2 meter dengan panjang pipa 4 meter yang terbagi 2. Fungsi tiang gantungan ini selain untuk menjemur Pleci juga bisa sebagai simulasi lomba bagi Pleci bahan yang siap terjun di arena. Dengan mengatur gantangan jarak berdekatan saat digantung akan membiasakan Pleci berkoar-koar jika di kanan kirinya ada musuhnya. Lain halnya jika Pleci yang didekati ketika ngalas dan ngeroll justru gelisah dan loncat-loncat seperti ketakutan menandakan Pleci tersebut belum siap Lomba.
“Tantangan buat saya sendiri adalah menemukan setelan sesungguhnya setiap Pleci yang turun lomba, kita perlu jeli menemukan mood jagoan kita. Harus dicoba sampai dapat sehingga kalau sudah ketemu, cukup di trek sama-sama dengan punya teman maka sudah bisa dijadikan patokan pasti bisa juara, ”paparnya kemudian. Dan yang paling penting pastikan burung dalam kondisi sehat dan prima saat turun lomba, tambah Kang Danny menutup pembicaraannya pagi itu.
Sahabat Ronggolawers, kini ada cara praktis dalam menjaga kondisi Pleci kesayangan kita agar tetap prima sampai menjelang lomba. EBOD VIT yang merupakan produk unggulan dari EBOD JAYA dengan harga terjangkau dan mudah didapatkan di Pasar burung terdekat. EBOD VIT juga dipercaya oleh sebagian Pleci mania bisa membawa Jagoannya berprestasi. 5 tetes yang diberikan dalam wadah air minum bisa diberikan sesudah Pleci dijemur. selain bisa meningkatkan nafsu makan juga merangsang burung berkicau. Tak heran kandungan 250 mg Vitamin C yang terdapat dalam botol ukuran 30 ml dapat mencegah burung dari sakit, mengatasi stress akibat perubahan cuaca dan bisa membantu pemulihan luka yang terdapat di dalam tubuh burung. 



Sumber : Mediaronggolawe


No comments:

Write a Comment


Top